Kamis, 28 Oktober 2010

Indahnya Siluet di Goa Jomblang - Grubug







Goa Jomblang terletak di Padukuhan Jetis Wetan, Desa Pacarejo, Kecamatan Semanu, Gunungkidul, 8 Km timur kota Wonosari atau sekitar 50 kilometer sebelah tenggara Jogjakarta. Goa ini merupakan satu dari sekitar 400 goa yang terdapat di kawasan pegunungan karst Gunungkidul. Goa Jomblang merupakan goa vertikal yang jarak antara sekitar 60 meter, yang menghubungkan dengan Goa Grubug disebelah utara Goa Jomblang


Untuk memasukinya dibutuhkan kemampuan melakukan Single Rope Technique (SRT) atau teknik menelusuri gua vertikal dengan menggunakan satu tali sebagai lintasan untuk naik dan turun medan-medan vertikal.

Goa yang berdiameter sekitar 50 m ini, pertama kali dijelajahi pada 1984 oleh Acintyacunyata Speleological Club (ASC), kelompok penjelajah gua dari Kota Jogja. Goa Grubug disebelah utara Goa Jomblang menurut cerita masyarakat pada sekitar 1970an dijadikan lokasi pembunuhan massal anggota PKI.

Kejadian ini sempat membuat takut masyarakat setempat hingga cukup lama goa tersebut tidak dijamah manusia. Konon banyak yang mencoba masuk dan akhirnya hilang. Pada 1990-an, masyarakat sekitar Goa Jomblang menggelar doa bersama di gua tersebut. Sejak saat itu, tidak ada lagi penjelajah goa Jomblang-Grubug yang hilang.

Untuk mencapai dasar Goa Jomblang memang cukup sulit dan melelahkan. Namun begitu masuk ke lorong sekitar 500m menuju Goa Grubug akan menemui pemandangan siluet-siluet yang menakjubkan (terjadi antara pukul 11.00-14.00). Di dasar goa Jomblang, beberapa pohon tumbuh rimbun sedangkan pada bagian dinding kapurnya ditumbuhi oleh tanaman perdu. Sampai di dasar ini, penjelajah dapat beristirahat sebentar di sebuah bilik hasil bentukan alam.

Seusai beristirahat, penjelajah dapat meneruskan perjalanan dengan menelusuri lorong yang menghubungkan Goa Jomblang dengan-Grubug. Lorong ini cukup lebar dengan panjang sekitar 500 meter. Menelusuri lorong ini tidaklah terlalu sulit, karena telah ada jalan setapak bebatuan yang disusun memanjang (jangan lupa bawa lampu senter. karena dilorong ini gelap gulita).

Di ujung lorong yang juga menjadi dasar Goa Grubug, penjelajah dapat melihat keindahan luar biasa. Dua buah stalagmit besar berwarna hijau kecoklatan berdiri tegak di tengah dasar Gua Grubug.


KONSULTASI OUTBOUND dan PIKNIK DI JOGJA dan Sekitarnya : 081804067470 / 085602108464


(disusun dari berbagai sumber)

Rabu, 11 Agustus 2010

DAFTAR SITUS BERSEJARAH DI GUNUNGKIDUL

Berikut daftar situs-situs bersejarah di Gunungkidul yang berupa Candi, Batu, atau Arca namun sebagian besar sudah hilang atau rusak. semoga bermanfaat.

DAFTAR SITUS BERSEJARAH DI GUNUNGKIDUL


 
Candi Risan Semin
1. Candi Risan di Ds Candirejo, Kec Semin, Kab Gunungkidul
2. Candi Semin di kec semin, kab Gunungkidul
3. Situs Sumberejo di Kec Semin, Kab Gunungkidul
4. Situs Bendung di Kec Semin, Kab Gunungkidul
Candi Plembutan, Playen
5. Candi Plembutan, di Kec playen, Kab Gunungkidul
6. Candi Papringan di Kec playen, Kab Gunungkidul




7. Situs Giring di Kec paliyan, Kab Gunungkidul
8. Situs Kepil di Kec playen, Kab Gunungkidul

9. Situs Bleberan di Kec playen, Kab Gunungkidul

10. Candi Gembirowatidi Desa Girijati, Kec. Purwosari Kab Gunungkidul
12. Situs Semanu di Kec Semanu, Kab Gunungkidul

13. Situs Dengok Desa Pacarejo, kec semanu, Kab Gunungkidul
14. Situs Pacarejo di kec semanu, Kab Gunungkidul
15. Situs Watusigar di kec ngawen, Kab Gunungkidul
16. Situs Gedhangan di kec ngawen, Kab Gunungkidul
17. Situs Kampung di kec ngawen, Kab Gunungkidul
18. Situs Genjahan di kec ponjong, Kab Gunungkidul

19. Situs Pulutan, di Kec wonosari, Kab Gunungkidul
20. Situs Ngawu di Kec wonosari, Kab Gunungkidul
21. Situs Wareng, di Kec wonosari, Kab Gunungkidul
22. Situs Kajar di Kec wonosari, Kab Gunungkidul
23. Candi Nglemuru Kec Karangmojo, Kab Gunungkidul

24. Situs sokoliman 1 di Dsn Sokoliman, Ds Bejiharjo, Kec Karangmojo, Kab Gunungkidul
25. Candi Konengan di Dsn Konengan, Ds Ngawis, Kec Karangmojo, Kab Gunungkidul

26. Situs Gondang di Ds Ngawis, Kec Karangmojo, Kab Gunungkidu

27. Situs Sumur Gede, di Bejiharjo Kec Karangmojo, Kab Gunungkidul
28. Situs Ngluweng di kec karangmojo, Kab Gunungkidul
29. Situs Nglemuru di kec karangmojo, Kab Gunungkidul

30. Situs Gunungbang di Bejiharjo, kec karangmojo, Kab GunungKidul
31. Situs Ngawis di kec karangmojo, Kab Gunungkidul

32. Situs Wiladeg di Ds Wiladeg, Kec Karangmojo, Kab Gunungkidul
33. Situs Jatiayu di kec karangmojo, Kab Gunungkidul

Keterangan :
Penyebaran situs ini hampir disetiap kecamatan, yaitu:

1. Kecamatan Playen:
a.candi plembutan
b.candi papringan....ditemukan arca namun bentuknya kurang jelas dan terkesan belum selesai
c.situs bleberan
d.situs kepil

2. Kecamatan Wonosari
a.situs Ngawu berupa reruntuhan
b.situs Pulutan berupa reruntuhan dan yoni berupa umpak batu putih
c.situs Kajar
d.situs Wareng

3. Kecamatan Paliyan
a.situs Giring berupa fragmen kemuncak, fragmen puncak stupa dan reruntuhan batu putih

4. Kecamatan Semanu
a.situs Pacarejo berupa reruntuhan, arca Nandi, Ganesha, dan fragmen arca lain.
b.situs Dengok

5. Kecamatan Karang Mojo
a.situs Ngawis : reruntuhan, umpak, fragmen arca
b.situs Bejiharjo : arca nandi, fragmen arca, reruntuhan
c.situs Wiladeg :arca nandi,batu komponen candi, fragmen antefik
d.situs Jatiayu : fragmen arca
e.situs Nglemuru : arca ganesha, durga, yoni dan komponen candi tapi dari batu bata
f.candi konengan, Ngawit
g.situs Ngluweng

6. Kecamatan Ngawen
a.situs Watusigar
b.situs Kampung : arca agastya,umpak, fragmen kemuncak, sisa komponen candi
c.situs Gedhangan

7. Kecamatan Semin
a.candi Risan : reruntuhan, arca awalokiteswara, makara, fragmen arca, antefik, dan yasti
b.situs Bendung : fragmen kemuncak, yoni
c.situs Sumberejo

8. Kecamatan Ponjong
a.situs Genjahan : fragmen batu candi dan yoni



KONSULTASI OUTBOUND dan PIKNIK DI JOGJA dan Sekitarnya : 081804067470 / 085602108464


Sumber : http://www.akademik.unsri.ac.id/download/journal/files/gmhumaniora/270920061243-andi-oaj-unsri.pdf

Jumat, 06 Agustus 2010

55 Pantai di Gunungkidul

Yang suka hunting pantai berikut daftar pantai-pantai di Gunungkidul

PANTAI-PANTAI DI GUNUNGKIDUL

1. Watugupit : Giricahyo , Purwosari
2. Klampok : Girijati, Purwosari
3. Parangedong : Girijati, Purwosari

4. Karangtelu : Girikarto, Panggang
5. Kesirat : Girikarto, Panggang
6. Gesing : Girikarto, Panggang
7. Grigak : Giriwungu, Panggang
8. Nampu : Giriwungu, Panggang
9. Ngunggah : Giriwungu, Panggang
Gesing

10. Langkap : Karambilsawit, Saptosari
11. Nguyahan : Kanigoro, Saptosari
Nguyahan
12. Ngobaran : Kanigoro, Saptosari
Ngobaran
 13. Torohudan : Kanigoro, Saptosari
14. Butuh : Karambilsawit, Saptosari
15. Ngrenehan : Kanigoro, Saptosari
Ngrenehan

16. Parangracuk : Kemadang, Tanjungsari
17. Baron : Kemadang, Tanjungsari
18. Kukup : Kemadang, Tanjungsari
19. Sepanjang : Kemadang, Tanjungsari
20. Drini : Banjarejo, Tanjungsari
21. Krakal : Ngestirejo, Tanjungsari

22. Slili : Sidoharjo, Tepus
Pok Tunggal
23. Pok Tunggal : Tepus, Tepus
24. Ngandong : Sidoharjo, Tepus
25. Sundak : Sidoharjo, Tepus
26. Siung : Purwodadi, Tepus
Siung

27. Banyunibo : Purwodadi, Tepus
28. Watutogok : Purwodadi, Tepus
29. Sawahan : Purwodadi, Tepus
30. Pakundon : Purwodadi, Tepus
31. Muncar : Purwodadi, Tepus
32. Songlibeg : Purwodadi, Tepus
33. Lambor : Purwodadi, Tepus
34. Ngondo : Purwodadi, Tepus
35. Jogan : Purwodadi, Tepus
Jogan
36. Busung : Purwodadi, Tepus
37. Timang : Purwodadi, Tepus
Timang

38. Jagang Kulon : Purwodadi, Tepus
39. Weru : Purwodadi, Tepus
40. Kelosirat : Purwodadi, Tepus
41. Ngetun : Purwodadi, Tepus
Ngetun

42. Klumpit : Purwodadi, Tepus
43. Nguluran : Purwodadi, Tepus
44. Ngungap : Purwodadi, Tepus
45. Wediombo : Jepitu, Girisubo
Wediombo

46. Sadeng : Pucung, Girisubo
Jungwok
47. Krokoh : Songbanyu, Girisubo
48. Pulang Sawal (Cafe Indrayanti) : Sidoharjo, Tepus
Pulangsawal
 49. Somandeng : Sidoharjo, Tepus
50. Seruni : Tepus, Tepus
Seruni

51. Jungwok : Jepitu, Girisubo
52. Botorubuh : Jepitu, Girisubo
53. Greweng : Jepitu, Girisubo
54. Sedahan : Jepitu, Girisubo
Sedahan
 55. Watukodok : Kemadang, Tanjungsari
Watukodok


















Senin, 21 Juni 2010

Exotisme Pantai Timang




Pantai yang satu ini bakal menguji adrenalin anda. Pantai yang Terletak di Padukuhan Danggolo, Desa Purwodadi, Kecamatan Tepus Kabupaten Gunungkidul ini, memang menantang bagi mereka yang berjiwa petualang.Jarak dari Kota Wonosari sekitar 35 Km.


Anda harus melewati jalan berliku dan tentunya medan seperti track offroad dengan jalan asli "Nggronjal" siap anda taklukkan sejauh 5 Km. Tetapi setelah sampai di Pantai ini pasti rasa capek dan tetesan keringat anda akan terobati dengan melihat hamparan indah pantai selatan dan Pulau Timang. Buktikan!!!! Jika anda butuh guide, kami siap....

Rabu, 16 Juni 2010

Memaknai Rasulan Sebagai Salah Satu Bentuk Ibadah



Rasulan merupakan salah budaya masyarakat di wilayah Gunungkidul, ditempat lain ada yang bernama bersih dusun/desa atau merti dusun/desa. Rasulan merupakan wujud rasa syukur petani kepada Sang Pencipta Allah SWT atas limpahan hasil panen selama setahun. Rasulan dilaksanakan setelah panen raya atau biasanya setelah musim kemarau datang.
Rasulan dilaksanakan oleh padukuhan/dusun atau beberapa kelompok padukuhan/dusun, setiap padukuhan atau kelompok padukuhan biasanya sudah memiliki hari istimewa tertentu untuk melaksanakan Rasulan.
Dalam mengisi kegiatan Rasulan biasanya juga dipertunjukkan berbagai macam pentas kesenian tradisional mulai dari reog, doger, kethoprak, wayang kulit, kirab budaya, gunungan dan juga untuk kegiatan olahraga seperti Bola Volly dan sepakbola.
Prosesi yang paling istimewa adalah kenduli ingkung ayam kampung dan nasi uduk yang menurut filosofi jawa banyak arti tentang Nasi Uduk (sekul suci), ingkung ayam (ulam sari).

Terlepas dari kegiatan seni dan budaya di atas Rasulan memiliki nilai ibadah yang cukup tinggi, diantaranya silaturahmi dan shodaqoh. Ketika Rasulan tiba warga yang merayakan jelas mengundang teman dan saudara serta pasti di rumah juga menyiapkan makanan yang paling istimewa untuk disajikan kepada tamu.
dalam Islam menyebutkan “Barangsiapa yang senang untuk dilapangkan rizkinya dan diakhirkan ajalnya (dipanjangkan umurnya), maka hendaklah ia menyambung (tali) silaturahim.”( sabda Rasulullah Shallallahu’alahi Wasallam).
Hadist lain :
Nabi saw bersabda : Maukah kalian aku tunjukkan akhlak yang paling mulia di dunia dan diakhirat? Memberi maaf orang yang mendzalimimu, memberi orang yang menghalangimu dan menyambung silaturrahim orang yang memutuskanmu” (HR. Baihaqi)

Belum tentu kita bisa mengundang teman atau saudara dengan disiapkan hidangan istimew untuk dapat dinikmati seperti pada acara rasulan, budaya ini sungguh luar biasa nilai ibadahnya. Kita berbondong-bondong untuk menghadiri teman atau saudara yang sedang rasulan itu juga dapat kita maknai sebagai silaturahmi.

Kita menyiapkan hidangan pastinya bukan berniat untuk dibuang atau hanya untuk dipajang tetapi kita pasti berniat untuk disuguhkan kepada para tamu.
"Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma'ruf atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kelak Kami akan memberi kepadanya pahala yang besar.'' "(QS An Nisaa [4]: 114).

Sehingga tak perlu lagi kita memperdebatkan tradisi Rasulan ini, tetapi yang perlu kita luruskan adalah makna dari rasulan yaitu : 1. Wujud Syukur atas limpahan rejeki panen, 2. Bentuk silaturahmi dengan teman dan keluarga, 3. Wujud dari shodaqoh.
Semoga bermanfaat.

Senin, 17 Mei 2010

LAGU-LAGU DAERAH


LAGU DAERAH

Suwe ora jamu
Suwe ora jamu

Jamu godhong tela
Suwe ora ketemu
Ketemu pisan gawe gela
Suwe ora jamu
Jamu godhong tela
Suwe ora ketemu
Ketemu pisan gawe gela


Lir Ilir

Lir ilir lir ilir tandure wong sumilir
Tak ijo royo royo
Tak sengguh panganten anyar
Cah angon cah angon penekna blimbing kuwi
Lunyu lunyu penekna kanggo mbasuh dodotira
Dodotira dodotira kumintir bedah ing pinggir

Gambang Suling - Provinsi Jawa Tengah

Karangan / Ciptaan : Ki Narto Sabdo

Gambang suling ngumandang swarane
Tulat tulit kepenak unine
Unine mung nrenyuh ake
Barengan lan kentrung ketipung suling
Sigrak kendangane

Gek kepriye - Provinsi Jawa Tengah

Duh kaya ngene rasane
Anake wong ora duwe
Ngalor ngidul tansah diece
Karo kanca kancane

Pye pye pye pye ya ben rasakna
Pye pye pye pye rasakna dewe
Pye pye pye pye ya ben rasakna
Pye pye pye pye rasakna dewe

Besuk kapan aku bisa
Urip kang luwih mulya
Melu nyunjung drajating bangsa
Indonesia kang mulya

Pye pye pye pye mbuh ra weruh
Pye pye pye pye mbuh ra ngerti
Pye pye pye pye mbuh ra weruh
Pye pye pye pye mbuh ra ngerti

Goro Gorone - Provinsi Maluku / Ambon

goro gorone epa toka toka bia
loko sana loko mari loko lenso manari
kata nyong beta pinta sioh nona e manari
dengar donci a balagu sioh nona ender bahu
meski nona duduk jauh sioh beta panggil trus menyahut
lah lajulah lekas datang kemari
pura pura tidak tahu belum ditanya sudah mau
lah sebab nona suka sendiri

Gundul Pacul - Provinsi Jawa Tengah

Pencipta / Pengarang Lagu dan Lirik : R.C. Hardjosubroto

Gundul gundul pacul cul gelelengan
Nyunggi nyunggi wakul kul gembelengan

Wakul ngglimpang segane dadi dak ratan
Wakul ngglimpang segane dadi sak ratan

Pitik Tukung - Provinsi Jawa

Aku duwe pitik pitik tukung
Saben dina tak pakani jagung
Petok gok petok petok ngendok pitu
Tak ngremake netes telu
Kabeh trondol trondol tanpa wulu
Mondol mondol dol gawe guyu


Gethuk

Sore-sore padang bulan
Ayo konco podo dolanan
Rene-rene bebarengan
Rame-rame e..do gegojegan

Kae-kae rembulane
Yen disawang kok ngawe-awe
Koyo-koyo ngelingake

Konco kabeh ojo turu sore-sore

Gethuk, asale soko telo
Moto ngantuk, iku tambane opo?
Ach ach.. halah getuk asale soko telo
Yen ra petuk atine rodo gelo

Jo ngono mas
ojo-ojo ngono
kadung janji mas
aku mengko gelo



JAMURAN

Jamuran ya ge ge thok
Jamu apa ya ge ge thok
Jamur gajih mberjijih sak ara-ara
Semprat-semprit Jamur apa



Padang Wulan

Yo 'pra kanca dolanan ing jaba
padhang wulan padhange kaya rina
Rembulane e sing awe-awe
ngelingake aja padha turu sore
Yo 'pra kanca dolanan ing jaba
rame-rame kene akeh kancane
Langite pancen sumebyar rina
yo padha dolanan sinambi guyonan




Menthok

Menthok, menthok tak kandhani
Mung lakumu angisin isini
Mbok ya aja ngetok ana kandhang wae
Enak enak ngorok ora nyambut gawe
Menthok, menthok mung lakumu
Megal megol gawe guyu



TE KATE DIPANAH

Te kate dipanah
Dipanah ngisor gelagah
Ana manuk konde-onde
Mbok sirbombok mbok sirkate
Mbok sirbombok mbok sirkate



JARANAN

Jaranan jaranan jarane jaran Teji
Sing numpak Mas Ngabehi, sing ngiring para abdi
Jrek jrek nong, jrek jrek gung jrek ejrek turut lurung
Gedebuk krincing gedebuk krincing thok thok gedebuk jedher
Gedebuk krincing gedebuk krincing thok thok gedebuk jedher



TURI-TURI PUTIH

Turi turi putih dhitandur ning pinggir sumur
Turi turi putih dhitandur ning pinggir sumur
Jeleret tiba nyemplung ke kembang kembange apa
Mbok kira mbok kira mbok kira kembange apa
Kembang kembang m'lathi kembang m'lathi dironce-ronce
Kembang kembang m'lathi kembang m'lathi dironce-ronce
Sing kene setengah mati sing kana 'ra piye piye
Mbok kira mbok kira mbok kira kembange apa



Dhondong opo Salak

Dhondhong apa salak, dhuku cilik-cilik
Ngandhong apa mbecak, m'laku timik-timik
Dhondhong apa salak, dhuku cilik-cilik
Ngandhong apa mbecak, m'laku timik-timik
Atik ndherek Ibu tindak menyang pasar
Ora pareng rewel ora pareng nakal
Ibu mengko mesthi mundhut oleh-oleh
Kacang karo roti Atik dhiparingi
Dhondhong apa salak, dhuku cilik-cilik
Gendhong apa pundhak aja ngithik-ithik



Sekolah

Esuk-esuk srengengene lagi metu, sibu
Nyuwun pangestu kang putra badhe sinau, sibu

Nyangking etas ing jerone isi sabak, bapak
Gerip lan sada wis jumepak ana kothak bapak

Awan-awan srengengene ana tengah, si 'mbah
Bungah-bungah kang wayah mulih sekolah, si 'mbah

Sore-sore lampune dhimunculake, budhe
Wis wayahe bocah-bocah pada sinau budhe



Sinom

Amenangi jaman edan
ewuh aja ing pambudi
melu edan ora tahan
jen tan melu anglakoni
boya kaduman melik kaliren
wekasanipun dilalah karsa Allah
begjane kang lali
luwih begja kang engling lan waspada


Sajojo

Sajojo, sajojo
Yumanampo misa papa
Samuna muna muna keke
Samuna muna muna keke

Sajojo, sajojo
Yumanampo misa papa
Samuna muna muna keke
Samuna muna muna keke

Kuserai, kusaserai rai rai rai rai
Kuserai, kusaserai rai rai rai rai

Inamgo mikim ye
Pia sore, piasa sore ye ye
Inamgo mikim ye
Pia sore, piasa sore ye ye

Selasa, 11 Mei 2010

Keindahan Gunungkidul


Bicara Gunungkidul kita sering miris dan tragis jika mendengar hal-hal yang terjadi di masa lalu, kering, tandus, gersang dengan berbagai macam masalah sosial yang ada. Bunuh diri, Gudang pembantu, Penyembah Pohon dan sejuta cerita miring.
Berbeda dengan Gunungkidul yang sebenarnya, justru wilayah ini menyimpan sejuta keindahan yang belum banyak dilihat masyarakat luas, belum mampu terekspos dengan baik. Coba saja kita lihat hamparan laut selatan sepanjang kurang lebih 70Km dengan pasir putihnya menjadi incaran dan saat ini tujuan wisata utama ke Gunungkidul, kurang lebih 350 goa vertikal dan horizontal juga melengkapi keindahan di Gunungkidul, Gunung Api Purba, Gunung Gambar dan masih banyak lagi yang lain menjadi magnet penarik perhatian wisatawan mancanegara dan wisatawan domestik.
Wisata kuliner yang unik dan asyik menyimpan citarasa tersendiri dilidah penggemarnya, belalang goreng, ulat dan kepompong jati, bekicot, nasi merah, sayur lombok ijo, thiwul, gatot dan masih banyak lagi makanan yang lain.
Halaman WISATA GUNUNGKIDUL di jejaring sosial Facebook menjadi salah satu media berbagi informasi. http://www.facebook.com/pages/WISATA-GUNUNGKIDUL/145178258193?ref=nf