Kamis, 20 Agustus 2015

PUNCAK SEMERU BUKAN TUJUAN UTAMA

Spesial untuk Jagoan Kecilku Mas Raisa dan Dek Najwa

Maaf baru sempat posting, lagi (sok) sibuk. Hehehehe…..

Saya akan berbagi cerita perjalanan mendaki Gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa dengan ketinggian 3676 mdpl. Gunung Semeru berada didua wilayah yaitu Malang dan Lumajang Jawa Timur, Indonesia.

Rencana pendakian ke Semeru sebenarnya sudah kita susun setahun yang lalu bersama teman2 sepulang dari mendaki Gunung Rinjani di NTB, namun selalu gagal dan gagal, akhirnya saya dan Mas Depri awalnya memutuskan untuk mendaki Semeru berdua saja pada bulan Agustus 2015 ini. Kami berdua sepakat berangkat awal Agustus tetapi belum fix soal tanggal, masih harus ngatur jadwal, maklumlah biarpun tidak punya pekerjaan tetap bukan pegawai kantor seperti yang diinginkan oleh kebanyakan orangtua dan atau mertua atau calon mertua (ehhh…. Kok jadi curhat) tapi Tuhan selalu ngasih rejeki yg luar biasa kepada kami, jadi tetep harus ngatur jadwal. Hehehehe……

Rabu, 22 April 2015

Buka Jalur Merapi Via Kinahrejo



Selamat malam bintang yang bersinar setelah selesai hujan dan petir. 
#latepost (21/03/2015)

Mendaki itu bukan sekedar mencari atau sekedar pengen selfie di puncak. 
Mendaki adalah belajar mengendalikan emosi, belajar bersahabat dengan alam. 

Ini adalah perjalanan kedua dalam usaha membuka kembali jalur klasik Merapi via Kinahrejo. Pada perjalanan pertama kami hanya sampai di atas jembatan pasir sekitar 2000mdpl. Pada perjalanan kedua ini tim yang ikut naik berjumlah 17 personil. Target muncak kami tidak muluk2 hanya bisa sampai Kendit , dan

Kamis, 22 Januari 2015

Mendadak Sindoro

Menikmati Gagahnya Gunung Sumbing dari Puncak Gunung Sindoro

Majulah tanpa menyingkirkan orang lain
Naiklah tinggi tanpa menjatuhkan orang lain. 

Lagi-lagi soal mendaki, kecanduan mendaki mungkin. Belajar menjalani hidup dari mendaki. Terus belajar dan belajar. Untuk maju melanjutkan pendakian, kita tidak perlu menyingkirkan pendaki lain, tapi cukup menyapa dan permisi saja. Untuk naik ke puncak kita juga tidak perlu menjatuhkan orang lain, cukup menunggu kesempatan, jika pendaki lain capek maka giliran kita menyalip dan tetap menyapa dengan senyum dan permisi, ga perlu mencaci atau memaki orang lain. 

Perjalanan Muncak Gunung Sindoro adalah perjalanan tanpa rencana, hanya mendadak dan tancap gas. Seperti itu juga jika Tuhan berkehendak apapun bisa terjadi tanpa menunggu lama, tapi kadang prosesnya juga lama. Kuat tidak kita menjalani prosesnya. Hidup harus terus berproses, kesempatan itu datang berkali-kali. 

Rabu, 21 Januari 2015

Rinjani Akhirnya Aku Datang Memelukmu

Camping Ground Pos I via Sembalun

Maaf Telat Posting
Ini adalah tentang cerita petualangan ke Lombok Nusa Tenggara Barat pertengahan Desember 2014 yang lalu. Petualangan ini kami beri nama “Bukan Trip Frustasi”.

Petualangan ini adalah petualangan yang tertunda sejak 2012. Dulu setelah motoran ke Bromo kita (Saya, Roy Siung, Dhani) berencana berpetualang ke beberapa tempat namun gagal dan gagal. Akhirnya pada 15-24 Desember 2014 kemarin kami sukses jalan-jalan di Lombok. Hehehe….. (jalan2 aja pakai acara kesuksesan).

Selasa, 31 Desember 2013

Menggantungkan Nyali Pada Seutas Tali Di Luweng Lempulir

"Menggantungkan nyawa diseutas tali, hoby ini bukan pilihan tapi panggilan hati".  Foto : Mutia
 
Tanjungsari_ Minggu Pagi 22 Desember 2013, Petualangan pagi itu adalah petualangan yang tertunda, setelah beberapa waktu yang lalu gagal caving gara-gara hujan lebat. Luweng Lempulir adalah goa Bawah tanah vertikal yang berada di alas Jumbleng yang berada di sekitar 1,5 Km dari Pasar Mentel, Hargosari, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Gunungkidul. Ya, lokasinya tak terlihat jika ada goa di Alas Jumbleng, karena Luweng Lempulir di atasnya atau dimulut goa tertutup pepohonan yang rimbun, baik pohon yang ada di atasnya atau pohon lempulir yang tumbuh dari dasar goa yang tingginya sudah lebih dari 40an meter. Oya, semakin informasi Luweng Lempulir berbentuk kerucut dengan diameter atas/mulut goa berdiameter kira-kira 20-30 meter dan diameter dasar goa kira-kira 70-80 meter sedangkan kedalaman goa terdalam sekitar 37 meter. 

Minggu, 06 Oktober 2013

Ekspedisi Merbabu Bersama NGX


Sabtu-Minggu 5-6 Oktober 2013, Petualangan Merbabu kali ini aku bersama teman-teman NGX (red-ngex) (Naik Gunung Xlub) Ledoksari, Wonosari, Gunungkidul. Sebenarnya trip ini sebagai penebus tantangan saya sama mas Fifin tahun kemarin. Soale tahun kemarin saya ga jadi ikut ke Merbabu sama teman2 NGX.

Nah, perjalanan ke Merbabu diawali dengan jadwal yang super istimewa keberangkatan yang tiap 6jam jadwale berubah, mulai dari rencana berangkat Sabtu 5 Oktober 2013 jam 10.00, lalu berubah jam 09.00, kemudian terakhir berangkat rencanya jam 08.00. Nah, tapi saya tetep percaya ini jam WIK (Waktu Indonesia Karet), tapi saya tetep tertib berangkat sesuai kesepakatan, saya datang dibasecamp NGX jam 07.30 nah, pas datang yg punya rumah baru bangun tidur (mas Fifin) saya datang lebih awal sengaja mau nitipke tas dan perlengkapan lainnya, soale mau takziah ke Kulwo, Bejiharjo, Karangmojo, yang meninggal bapaknya Pak Dhe Joko Yanuwidiasta, maaf Pak Dhe Joko saya ga bisa bantu (Pak Dhe Joko ini bos saya yang sering ngajak saya bekerja sambil belajar dan jalan-jalan keliling Indonesia).

Kamis, 26 September 2013

Si Kunir bukan Si Jahe

 
Golden Sunrise

Puncak Si Kunir berada di Desa Sembungan, Wonosobo desa tertinggi di Pulau Jawa. Si Kunir terkenal dengan pemandangan golden sunrisenya. Nah, Allah memberiku kesempatan untuk menikmati keindahan alam ini bersama teman2 4 mahasiswa UST dan 4 mahasiswa UAD jadi kemarin itu saya termasuk peserta paling muda :-).

Ga perlu cerita banyak dan panjang x lebar, yang jelas pemandangane cihuy mas dan mbak bro. Aku cuma mau pamer foto-foto saja, biar pada ngiler, ngeces dan ngoweh-oweh.