MISTERI WATU
GENDONG ; Blusukan Menjelang Ramadhan Kamis 19/7/2012 di Ngawen, menemukan
bongkahan-bongkahan batu besar yang ketika saya bertanya kepada masyarakat,
batu ini biasa isebut dengan "Watu Gendong". Saya tidak tahu apakah
watu gendong ini masih situs purbakala sebagai sisa peradaban pra sejarah atau
hanya batu-batu besar yang dikeramatkan? Kisah rakyat yang berkembang adalah watu
gendong ini dulu sampai dilokasi digendong oleh Para Wali menggunakan pohon
sembukan ( Paederia scadens ) yang tujuannya batu tersebut akan digunakan untuk
membendung sendang Ngawen.
Saya sempat ngobrol dengan salah
seorang masyarakat yang berada di dekat lokasi tersebut, menurut beliau
dilokasi ladang yang terdapat watu gendong ini angker, karena tanahnya kalau
mau panen harus dilakukan ritual terlebih dahulu, yaitu memberikan tumbal
berupa ayam cemani hidup yang diikat disalah satu pohon diladang tersebut.
Menurutnya kalau ritual ini tidak dilakukan maka biasanya akan gagal panen.
Watu Gendong berada di Padukuhan Duren, Desa Beji, Kecamatan Ngawen, Kabupaten
Gunungkidul (Bawah Hutan Wonosadi) berjarak sekitar 25 Km dari kota wonosari.
Jika ditelusuri dari Gunung Gambar Ngawen ke Gunung Api Purba
tepatnya di Gunung Nglanggeran memang masih satu jalur mungkin saja Watu
Gendong di daerah Beji Kecamatan Ngawen memiliki kaitan yang erat, karena jenis
batuannya sama-sama batuan vulkanik.
Klarifikasi watu gendong berada didusun tungkluk bukan dusun duren
BalasHapus